Minggu, 05 Mei 2013

Penyuluhan Keluarga Sehat

Proses sosialisasi K3
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan sekitarnya, Saka Bakti Husada Kuwaran Pesanggaran mengadakan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah Kwarran Pesanggaran. Hal ini dilakukan dengan melakukan pendataan terhadap beberapa prioritas kesehatan keluarga sesuai dengan kondisi masyarakat yang ada.

Dengan berpedoman pada K3 (Kartu Kesehatan Keluarga), kegiatan sosialisasi dan penyuluhan meliputi beberapa aspek. Beberapa di antaranya adalah kebersihan rumah, kebersihan jamban, kepadatan rumah, pemberian ASI esklusif pada anak, tempat pembuangan sampah, ventilasi udara, pemeriksaan jentik-jentik nyamuk, dan pendataan keluarga.

Beberapa kondisi masyarakat pada saat penyuluhan K3
Beberapa upaya ini merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap arti
penting kesehatan sekitar dengan berpedoman pada K3. Selain itu, juga bertujuan agar masyarakat tahu bagaimana cara menjaga kesehatan keluarga mereka secara mandiri, melakukan tindakan preventif, serta dapat mengembangkan pola-pola hidup sehat.

Salah satu kondisi buruk lingkungan perumahan warga
Dari data yang diperoleh terdapat beberapa keluarga yang masih belum peduli terhadap kesehatan lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat dilihat dari keadaan jamban yang kurang memadai seperti membuat jamban yang belum permanen, menggunakan sungai sebagai jamban, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu. Keadaan tempat penampungan air sebagai tempat jentik-jentik nyamuk juga masih banyak ditemui pada saat proses penyuluhan dan sosialisasi ini. Pembuangan sampah yang seharusnya dibakar malah mereka timbun di sebelah rumah, juga menjadi pemandangan lain yang menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungannya masih sangatlah minim.

Semoga dengan adanya penyuluhan K3 ini diharapkan agar masyarakat mau menjaga kebersihan kesehatan keluarga mereka. Sehingga pada akhirnya resiko akan penyakit yang berbahaya pun dapat diminimalisir sedini mungkin. PHBS di lingkungan keluarga pun dapat diterapkan dengan maksimal.

Salam Pramuka! Sehat ada karena SBH jaya!

0 komentar:

Poskan Komentar