Senin, 24 Juni 2013

Bati Saraka Kembali Menggugah Semangat Masyarakat Melalui Kegiatan Baksos

Suasana saat kegiatan baksos
Setelah diam untuk beberapa saat, Bati Saraka kembali menjalankan motornya untuk menggerakkan roda masyarakat Desa Pesanggaran demi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungannya. Mengacu pada agenda kerja Saka Bakti Husada Sri Tanjung, kegiatan ini sukses terlaksana pada Minggu, 23 Juni 2013 kemarin.
Dengan melibatkan Saka Bahari dan Wirakartika, Saka Bakti Husada mengajak untuk menerapkan salah satu SKK krida yang ada dalam Saka Bakti Husada yakni SKK Krida PHBS di tempat umum. Kegiatan ini merupakan wujud implementasi krida PHBS yang hari Sabtu lalu juga sempat menjadi bahan presentasi implementasi krida unggulan di Murnajati, Malang. Bukan menjadi hal yang asing, sebab kegiatan implementasi krida semacam ini sudah sangat sering dilaksanakan. Hal ini karena memang kegiatan bakti masyarakat merupakan misi SBH Sri Tanjung.
Perangkat Desa Pesanggaran ketika menyampaikan ulasan
Kegiatan ini juga turut melibatkan beberapa perangkat Desa Pesanggaran yang pada hari itu pula memberikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gerakan Pramuka khususnya satuan karya yang telah terlibat dalam kegiatan pada hari itu. Bahkan kegiatan-kegiatan semacam ini diharapkan rutin dapat terlaksana bahkan mampu menjadi agenda yang dapat terus dilestarikan. Kegiatan-kegiatan semacam inilah yang seharusnya memang menjadi agenda wajib khusunya bagi Pramuka Penegak dan Pandega.
Dengan adanya kegiatan baksos semacam ini, tentunya dapat merangsang stimulus masyarakat untuk selalu peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Dengan mengawali dari generasi muda Pramuka, maka dampak yang lebih luas dapat segera terwujud jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan konsisten.
Suasana saat sharing antar saka
Kegiatan baksos Tri Saka ini tidak hanya menjadi wadah implementasi krida satuan karya saja, namun dapat menjadi salah satu simpul mati untuk jalinan eratnya silaturahmi antar saka. Sehingga masing-masing satuan karya dapat menjadi bagian pelengkap bagi saka lainnya, bukan bagian-bagian independen yang akan mengakibatkan perpecahan dalam Gerakan Pramuka karena perbedaan tujuan masing-masing saka. Terbukti pada kegiatan tersebut, selain agenda utama untuk kegiatan baksos, sharing antar saka juga menjadi agenda tambahan sebelum kegiatan penutupan. Ternyata kerukunan antar saka lebih nampak dengan adanya saat-saat seperti ini.
Setidaknya beberapa rencana kegiatan bersama menjadi agenda ke depan yang dapat segera terlaksanakan. Semoga kerukunan antar saka dapat terus terjalin. Semoga perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat dapat terwujud melalui gerakan satuan karya.

Sehat ada karena SBH jaya!
Salam Pramuka!

0 komentar:

Poskan Komentar